hari ini,esok atau lusa,
jilid ini kian berbeza,
hati ini milik siapa?
tentunya milik Sang Pencipta,
tapi kenapa diberi sepenuhnya kepada manusia?
yang tak tahu menilai walhal jelas pancaindera,
oh, mungkin asyiknya bercinta,
sudahlah, aku tarik balik garfu besi dari mata,
ya,mata ini kembali celik dari buta,
celik dari ditipu cinta manusia,
yang tidak pasti entah kemana.
Amirul Azis
Tiada ulasan:
Catat Ulasan